Selasa, 18 Februari 2014

Rangkaian Seri & Paralel

 

Rangkaian seri

Gambar 4. Rangkaian Seri

 

    Rangkaian seri adalah salah suatu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri) dimana penempatan resistornya yang berurutan. Rangkaian listrik seri dapat menghemat biaya karena digunakan sedikit kabel penghubung. Namun, jika salah satu komponen dicabut atau rusak, maka komponen yang lain tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.

  Sifat Rangkaian seri

a.        Jumlah tegangan totalnya (Vtotal)sama dengan penjumlahan tiap tegangan yang terdapat tiap resistor.
Vtot=V1+ V2+V3+.....+Vn
b.       Kuat arus yang melalui setiap hambatan adalah sama
Itot=I1 = I2 =I3=..........= In
c.        Besar tegangan berbanding lurus dengan hambatannya sesuai dengan hukum Ohm dimana V= IxR
d.       Nilai tahanan totalnya (Rtot) adalah penambahan dari setiap nilai resistor.
Rtot =R1 + R2 + R3+ ...... +Rn

Rangkaian paralel

 
Gambar 5. Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet (paralel). Susunan paralel dalam rangkaian listrik menghabiskan biaya yang lebih banyak karena kabel penghubung yang diperlukan lebih banyak. Namun, jika salah satu komponen dicabut atau rusak, maka komponen yang lain tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Sifat Rangkaian paralel

a.        Nilai tegangan(Vtotal) pada setiap resistor yang dirangkai paralel adalah sama.
Vtot=V1= V2 = V3 = Vn
b.       Nilai tahanan totalnya(Rtotal) adalah jumlah penambahan 1 per pembagian tiap resistor.


c.        Nilai arus totalnya (Itotal) adalah jumlah dari arus yang mengalir disetiap resistor yang dirangkai secara paralel.
   Itot =I1 + I2 + I3+ ...... +In

Tidak ada komentar:

Posting Komentar